Tag: Pengacara Pidana
-
Cara Menentukan Pidana Penggelapan Menurut KUHP Baru, Atas Uang atau Barang Yang Dikuasai Tanpa Hak
Read more: Cara Menentukan Pidana Penggelapan Menurut KUHP Baru, Atas Uang atau Barang Yang Dikuasai Tanpa HakMembedah Pasal 486 sampai Pasal 491 KUHP 2023 — dan garis tipis antara utang, wanprestasi, dan kejahatan Dua orang datang ke kantor dengan cerita yang hampir sama persis. Yang satu…
-
Perbedaan Penipuan dan Wanprestasi dan Bagaimana Membuktikannya Menurut KUHP Baru
Read more: Perbedaan Penipuan dan Wanprestasi dan Bagaimana Membuktikannya Menurut KUHP BaruKalimat yang paling ditakuti setiap pelapor penipuan bukan “bukti Anda kurang”, Melainkan yang ini: “Ini wanprestasi, Pak. Perdata. Gugat saja ke pengadilan.” Kalimat itu diucapkan ribuan kali setiap tahun di…
-
Pintu Pemaafan Hakim (Rechterlijk Pardon) dalam KUHP Baru: Kejahatan Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh Dimaafkan
Read more: Pintu Pemaafan Hakim (Rechterlijk Pardon) dalam KUHP Baru: Kejahatan Apa Saja yang Boleh dan Tidak Boleh DimaafkanPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Analisa Hukum Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, Pasal 246 KUHAP 2025, dan PERMA Nomor 3 Tahun 2026 Ada satu jeda di ruang sidang yang…
-
Analisis Hukum SEMA 4 Tahun 2026: Tidak Ada Lagi Upaya Hukum atas Putusan Bebas dan Lepas?
Read more: Analisis Hukum SEMA 4 Tahun 2026: Tidak Ada Lagi Upaya Hukum atas Putusan Bebas dan Lepas?Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Membedah SEMA Nomor 4 Tahun 2026 — kekaburan, konflik, dan kekosongan hukumnya terhadap KUHAP 2025 dan Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman Ada tiga hari di pertengahan…
-
Pengaduan Zina Bisa Hangus Sebelum Sempat Diperiksa Polisi? Perhatikan Ketentuan Kedaluwarsanya
Read more: Pengaduan Zina Bisa Hangus Sebelum Sempat Diperiksa Polisi? Perhatikan Ketentuan KedaluwarsanyaPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Artikel ini juga menguraikan panduan praktis bagi pengadu dan Advokat Perkara itu kandas bukan karena buktinya lemah. Tapi Soal Waktu. Seorang perempuan datang membawa…
-
Kini Pengadilan Tinggi Dapat Menyidangkan Kembali Perkara Pidana, Menurut KUHAP Terbaru
Read more: Kini Pengadilan Tinggi Dapat Menyidangkan Kembali Perkara Pidana, Menurut KUHAP TerbaruPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Rabu siang, 6 Mei 2026. Di sebuah ruang sidang di Pengadilan Tinggi Medan, seorang saksi duduk di kursi yang biasanya kosong. Di depannya tiga…
-
Pedoman ‘Rebuttal’ (Sanggahan) Menurut KUHAP 2025 dalam Sidang Pidana, dan Apa Dampaknya?
Read more: Pedoman ‘Rebuttal’ (Sanggahan) Menurut KUHAP 2025 dalam Sidang Pidana, dan Apa Dampaknya?Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Ringkasan Eksekutif Pasal 210 ayat (10) KUHAP 2025 memperkenalkan satu tahap yang tidak pernah dikenal KUHAP 1981: hak Penuntut Umum menghadirkan Saksi atau Ahli…
-
Korupsi Kini Semakin Menjadi-Jadi (Sejak VOC)
Read more: Korupsi Kini Semakin Menjadi-Jadi (Sejak VOC)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat & Pegiat Anti Korupsi) “Power tends to corrupt, and absolute power corrupts absolutely.” — Lord Acton, 1887 Pada penghujung tahun 1799, perusahaan dagang terbesar…
-
Apa Bedanya dan Mengapa Ini Bersejarah? Korupsi MBG Dijerat Pasal 603 KUHP 2023, Bukan UU Tipikor
Read more: Apa Bedanya dan Mengapa Ini Bersejarah? Korupsi MBG Dijerat Pasal 603 KUHP 2023, Bukan UU TipikorPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat & Pegiat Anti Korupsi PEMBUKA: KAPAL BARU DI TENGAH OMBAK PERTAMA Di atas meja makan jutaan anak Indonesia, negara meletakkan harapan. Nasi, telur, susu,…
-
Tuhan Menciptakan Neraca, Manusia Menciptakan Celah (Sebuah Paradoks Korupsi BPK RI)
Read more: Tuhan Menciptakan Neraca, Manusia Menciptakan Celah (Sebuah Paradoks Korupsi BPK RI)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat, Pegiat Anti Korupsi) Ada sebuah paradoks klasik yang pernah disinggung oleh Juvenal hampir dua ribu tahun lalu: Quis custodiet ipsos custodes? Siapa yang menjaga…












