Tag: due process of law
-
Bagaimana Proses dan Persyaratan Restitusi dalam KUHAP 2025 dan PERMA No. 1 Tahun 2022?
Read more: Bagaimana Proses dan Persyaratan Restitusi dalam KUHAP 2025 dan PERMA No. 1 Tahun 2022?Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Korban tindak pidana sering kali menjadi pihak yang paling dilupakan dalam sistem peradilan pidana. Pelaku diadili, negara bekerja, hakim memutus — namun korban yang…
-
Pahami 5 Poin Krusial Upaya Paksa dalam KUHAP 2025 yang Wajib Diketahui Advokat dan Aktivis
Read more: Pahami 5 Poin Krusial Upaya Paksa dalam KUHAP 2025 yang Wajib Diketahui Advokat dan AktivisPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Upaya paksa adalah wajah paling nyata dari kekuasaan negara yang bersentuhan langsung dengan tubuh dan kebebasan warga negara. Penangkapan di pagi hari, penahanan berbulan-bulan,…
-
MEKANISME KEADILAN RESTORATIF (Kajian Pasal per Pasal beserta Q&A Praktis)
Read more: MEKANISME KEADILAN RESTORATIF (Kajian Pasal per Pasal beserta Q&A Praktis)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) I. PENGANTAR: PARADIGMA BARU PERADILAN PIDANA INDONESIA Selama lebih dari empat dekade, sistem peradilan pidana Indonesia beroperasi dalam paradigma yang hampir sepenuhnya retributif —…
-
KUPAS TUNTAS 8 Alat Bukti dalam KUHAP 2025 Dilengkapi Perbandingan dengan Sistem Hukum Negara Lain
Read more: KUPAS TUNTAS 8 Alat Bukti dalam KUHAP 2025 Dilengkapi Perbandingan dengan Sistem Hukum Negara LainPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Selama 44 tahun Indonesia hanya mengenal 5 alat bukti dalam persidangan pidana. Semua sudah hafal: keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa…
-
Panduan Lengkap Alur Sidang Pidana Berdasarkan KUHAP 2025 (UU No. 20 Tahun 2025)
Read more: Panduan Lengkap Alur Sidang Pidana Berdasarkan KUHAP 2025 (UU No. 20 Tahun 2025)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP 2025)…
-
Kekuatan dan Kelemahan Pembuktian UU TPKS No. 12 Tahun 2022 (Perspektif Advokat)
Read more: Kekuatan dan Kelemahan Pembuktian UU TPKS No. 12 Tahun 2022 (Perspektif Advokat)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H (Advokat) I. CATATAN PEMBUKA Setiap undang-undang, sehebat apapun niatnya, pada akhirnya diuji di persidangan. Dan di situlah saya — sebagai advokat — melihat UU TPKS…
-
“Rutan Berganti Ruang Tamu”: Murni Tekanan Publik atau Kebutuhan Pemeriksaan? (Bagian 5-Akhir)
Read more: “Rutan Berganti Ruang Tamu”: Murni Tekanan Publik atau Kebutuhan Pemeriksaan? (Bagian 5-Akhir)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Reformasi yang Dibutuhkan, atau Keistimewaan yang Disamarkan? Setelah empat seri penelusuran—data, nama, hukum, dan risiko—tiba saatnya menjawab pertanyaan yang paling penting. Bukan dengan retorika,…
-
Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Tindakan Upaya Paksa Lain yang Melanggar Hak Asasi” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)
Read more: Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Tindakan Upaya Paksa Lain yang Melanggar Hak Asasi” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) I. PENDAHULUAN Seorang direktur keuangan mendapat telepon dari bandara: namanya ada dalam daftar cegah, ia tidak dapat menaiki pesawat menuju Singapura untuk menghadiri rapat…
-
Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Sah atau Tidaknya Penyadapan” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)
Read more: Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Sah atau Tidaknya Penyadapan” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) I. PENDAHULUAN Seseorang sedang berbicara dengan pengacaranya melalui telepon—mengira percakapan itu dilindungi oleh kerahasiaan komunikasi antara klien dan kuasa hukum. Ia tidak mengetahui bahwa…
-
Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Sah atau Tidaknya Penetapan Tersangka” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)
Read more: Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Sah atau Tidaknya Penetapan Tersangka” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) I. PENDAHULUAN Ketika penyidik menerbitkan surat Penetapan Tersangka, roda kehancuran mulai berputar—bahkan sebelum seorang hakim membuka persidangan. Reputasi sosial seseorang hancur dalam hitungan jam…
-
Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Sah Atau Tidaknya Penghentian Penyidikan” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)
Read more: Strategi Advokat Dalam Praperadilan: “Menguji Sah Atau Tidaknya Penghentian Penyidikan” (Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2025 tentang KUHAP)Penulis: Rolly Toreh, S.H., M.H (Advokat) I. Pendahuluan A. Penghentian Penyidikan: Kewenangan Besar yang Jarang Diuji Penghentian penyidikan adalah kewenangan penyidik yang paling jarang mendapat perhatian akademis namun berdampak paling…












