Kategori: Hukum Pidana
-
Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa (Bagian Ke-5 Akhir)
Read more: Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa (Bagian Ke-5 Akhir)Bagian ini merupakan kajian terakhir berisi argumen rekomendasi, kesimpulan, glosarium, dan catatan kaki/rujukan. Memang ada bahaya bagi rakyat biasa, sebaliknya, adalah bahaya yang membesar. Ia membesar bukan karena ada niat…
-
Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-4)
Read more: Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-4)Bagian ini akan menguji apa dampak sosialnya, serta bagaimana pengalaman negara lain dalam pelaksanaan Perampasan Aset (Amerika, Inggris, Italia, Kolombia) VI. UJI DAMPAK SOSIAL 6.1 Bila disahkan tergesa dalam bentuk…
-
Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-3)
Read more: Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-3)Bagian ini menguji unsur-unsur jangkauan pasal RUU tersebut, serta menguji apakah ada IV. UJI LOGIKA: Menguji Klaim “Ini Hanya untuk Koruptor” Klaim yang paling sering diulang dalam pembelaan publik atas…
-
Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-2)
Read more: Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-2)II. Mengapa Bahaya Ini Tetap Layak Diambil Sebuah kajian yang berfokus pada bahaya berutang kejujuran kepada pembacanya: ia harus lebih dahulu menunjukkan mengapa bahaya itu, oleh banyak orang yang serius…
-
Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-1)
Read more: Apa yang Bahaya dari UU Perampasan Aset Terhadap Koruptor dan Rakyat Biasa? (Bagian Ke-1)Pelajaran dari Tower Hil Pada 28 Juli 1540, Thomas Cromwell dipenggal di Tower Hill. Ia tidak pernah diadili. Parlemen Inggris cukup mengeluarkan sebuah bill of attainder — undang-undang yang menyatakan…
-
Apakah Masih Bisa Diambil Kembali Tanah Yang Dikuasai Orang Lain Bertahun-Tahun? Ini Langkah Hukumnya
Read more: Apakah Masih Bisa Diambil Kembali Tanah Yang Dikuasai Orang Lain Bertahun-Tahun? Ini Langkah HukumnyaMasih bisa. Dan alasannya bukan optimisme, melainkan sebuah pasal. Berbeda dengan hukum perdata Barat, hukum tanah nasional tidak mengenal lembaga daluwarsa untuk memperoleh hak atas tanah. Berapa lama pun seseorang…
-
Cara Menentukan Pidana Penggelapan Menurut KUHP Baru, Atas Uang atau Barang Yang Dikuasai Tanpa Hak
Read more: Cara Menentukan Pidana Penggelapan Menurut KUHP Baru, Atas Uang atau Barang Yang Dikuasai Tanpa HakMembedah Pasal 486 sampai Pasal 491 KUHP 2023 — dan garis tipis antara utang, wanprestasi, dan kejahatan Dua orang datang ke kantor dengan cerita yang hampir sama persis. Yang satu…
-
Perbedaan Penipuan dan Wanprestasi dan Bagaimana Membuktikannya Menurut KUHP Baru
Read more: Perbedaan Penipuan dan Wanprestasi dan Bagaimana Membuktikannya Menurut KUHP BaruKalimat yang paling ditakuti setiap pelapor penipuan bukan “bukti Anda kurang”, Melainkan yang ini: “Ini wanprestasi, Pak. Perdata. Gugat saja ke pengadilan.” Kalimat itu diucapkan ribuan kali setiap tahun di…
-
Pengaduan Zina Bisa Hangus Sebelum Sempat Diperiksa Polisi? Perhatikan Ketentuan Kedaluwarsanya
Read more: Pengaduan Zina Bisa Hangus Sebelum Sempat Diperiksa Polisi? Perhatikan Ketentuan KedaluwarsanyaPenulis: Rolly Toreh, S.H., M.H. (Advokat) Artikel ini juga menguraikan panduan praktis bagi pengadu dan Advokat Perkara itu kandas bukan karena buktinya lemah. Tapi Soal Waktu. Seorang perempuan datang membawa…












